Jangan Panik! Ini Obat Paling Ampuh untuk Ayam Snot
Penyakit snot
(Infectious Coryza) pada ayam adalah infeksi saluran pernapasan atas yang
sangat menular, disebabkan bakteri Haemophilus paragallinarum.
Gejala khasnya meliputi mata bengkak/berair, hidung mengeluarkan lendir kental
berbau busuk, ngorok, dan penurunan nafsu makan. Penyakit ini sering muncul
saat cuaca hujan/lembab dan dapat diobati dengan antibiotik (sulfonamida) atau
herba.
Berikut
adalah detail mengenai penyakit snot pada ayam:
Gejala Klinis
Ayam yang terinfeksi snot akan menunjukkan tanda-tanda berikut:
• Mata dan Wajah: Mata berair, tertutup, dan wajah/sinus bengkak.
• Hidung: Keluar lendir kental berwarna kuning/putih yang berbau
busuk.
• Pernapasan: Suara ngorok atau "ngorok" karena kesulitan
bernapas.
• Perilaku & Kondisi: Ayam terlihat lesu, mengantuk, bulu
kusam/berdiri, dan nafsu makan turun drastis.
• Produktivitas: Penurunan produksi telur pada ayam petelur dan
terhambatnya pertumbuhan pada ayam broiler.
Penyebab dan Faktor Risiko
• Bakteri: Disebabkan oleh Haemophilus paragallinarum (atau Avibacterium
paragallinarum).
• Faktor Pemicu: Kelembaban kandang tinggi, kebersihan kurang,
kepadatan kandang, dan perubahan cuaca (terutama musim hujan).
• Penularan: Sangat cepat menular melalui kontak langsung, air
minum, udara, dan peralatan kandang.
Penanganan dan Pengobatan
• Isolasi: Segera pisahkan ayam yang sakit dari ayam sehat.
• Antibiotik: Pengobatan yang umum digunakan adalah golongan sulfonamida (seperti
sulfadimethoxine, sulfathiazole) atau antibiotik lain yang direkomendasikan.
• Herbal: Penggunaan bawang putih, bawang merah, atau rebusan
jahe+gula batu dapat digunakan sebagai alternatif atau pendukung pengobatan.
Suntik ayam
dengan obat Vetstrep yg telah dicampur B-complek cair, dengan dosis 0.2 ml/kg
selama 3 hari berturut-turut.
Komentar
Posting Komentar
Ketik disini